beritamedan’s Weblog
terdepan untuk kebenaran

Aparat Cina bayar ‘komentator internet’

Cina semakin gencar menggerakan ‘komentator internet’ yang dibayar untuk ikut mengendalikan opini publik. Para komentator itu dimanfaatkan departemen-departemen pemerintah untuk menjelajahi internet untuk menemukan berita negatif tentang Cina – dan kemudian membantahnya.

Mereka mengirimkan komentar ke situs-situs internet dan forum-forum lain dengan isi komentar ‘memelintir’ berita buruk untuk mempengaruhi opini publik. Para pemimpin Cina tampak menyadari bahwa internet – satu-satunya forum publik tempat pandangan bisa dikemukakan secara bebas – memerlukan perhatian seksama.

20081216115624bbc_china203

Parta petinggi Partai Komunis Cina sudah lama mempengaruhi opini publik dengan mengendalikan isi pemberitaan media. Kebijakan itu diteruskan ke internet, dan banyak situs internet diblok oleh sistem yang kerap dijuluki “Tembok Besar Cina”.

Opini dan Rumor
Namun, internet, tempat pandangan bisa dikemukan seketika dan tanpa menyertakan identitas jelas, tidak mudah dikendalikan seperti media berita tradisional.

Komentar, rumor dan opini dapat begitu cepat menyebar di antara kelompok-kelompok pengguna internet, sehingga pemerintah mengalami kesulitan menerapkan sensor.

Dengan demikian, alih-alih mencoba mencegah orang mengungkapkan pandangan, pemerintah Cina juga berusaha mengubah cara pandang orang.

Untuk melakukan tugas ini, aparat memanfaatkan komentator internet yang terlatih – dan dinilai memiliki ideologi yang kokoh.

Para pengulas itu dijuluki “partai 50 sen” karena sebesar itulah jumlah uang yang dibayarkan untuk setiap posting yang positif (50 sen Cina).

“Hampir semua departemen pemerintah menghadapi kecaman yang melampaui kendali mereka,” kata Xiao Qiang dari University of California at Berkeley.

“Mereka tidak bisa berbuat banyak, selain menggalang tim ahli pelintir berita sendiri untuk menjalankan public relations,” kata dosen jurnalisme yang memantau Cina.

20040307181942afp_young203index

Mesin pelintir
Berkas dokumen yang diterbitkan oleh biro keamanan umum di kota Jiaozuo, Provinsi Henan membanggakan keberhasilan pendekatan ini.

Dokumen tersebut memperinci kisah seorang warga sakit hati yang mengirimkan komentar yang menyudutkan soal polisi di sebuah situs internet setelah dihukum atas pelanggaran lalulintas.

Salah seorang komentator internet biro tersebut melaporkan posting tadi ke aparat berwenang dalam waktu 10 menit setelah muncul di internet. Biro itu kemudia mulai melancarkan taktik spin doctor, dengan mengerahkan lebih dari 120 orang untuk mengirimkan komentar mereka yang secara rapi berhasil mengarahkan jalan debat internet.

“Dua puluh menit kemudian, kebanyakan posting mendukung polisi – bahkan banyak pengguna internet mulai mengutuk si komentator pertama,” kata laporan tersebut. Para pembentuk pendapat publik ini jelas perlu menunjukkan kesetian dan dukungan kepada pihak berwenang.

Mereka juga memerlukan ketrampilan lain, seperti terungkap jelas dalam dokumen dari departemen kebersihan di kota Naning, Provinsi Guangxi.

“[Mereka] perlu memiliki kualitas politik dan profesional yang relatif bagus, dan memiliki semangat perintis dan wirausaha,” kata dokumen tadi. Mereka juga memelukan kemampuan untuk bisa cepat memberikan tanggapan, kata berkas tersebut.

‘Puluhan ribu’
Praktik menyewa komentator ini dimulai beberapa tahun oleh pemerintah daerah yang mengalami kesulitan mengendalikan opini publik.

Mereka tidak bisa mengandalkan pemerintah pusat untuk memantau dan memblok setiap berita mengenai wilayah mereka, sehingga mereka mengajukan jalan keluar sendiri. Komentator internet kini tersebar luas, kata para pakar. Sebagian memperkirakan, jumlah mereka mencapai bilangan puluhan ribu.

Beberapa laporan menyebutkan, Cina mendirikan beberapa pusat-pusat khusus untuk melatih pasukan spin doctor atau tukang pelintir internet. Tugas mereka lebih penting dari tugas serupa di negara lain.

“Secara politis, internet lebih penting di Cina daripada di masyarakat lain, sebab [dunia maya] itu merupakan tempat orang bisa berpendapat sendiri,” kata Profesor Xiao. Pandangan itu juga menghinggapi Presiden Cina Hu Jintao.

Ketika dia ikut chatting dalam forum internet awal tahun ini, Hu mengatakan “pola panduan media baru” diperlukan untuk internet. Banyak tuas menunggu tim komentator yang disponsori pemerintah Cina. (sumber: bbcindonesia)

Belum Ada Tanggapan to “Aparat Cina bayar ‘komentator internet’”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: