beritamedan’s Weblog
terdepan untuk kebenaran

CHILDREN OF THE HUANG SHI

catatan
arie julianto

Kisah Children of the Huang Shi ini berkutat semasa maraknya perang di China di akhir tahun 1930-an. Film ini mengisahkan seorang pemuda Inggris bernama George Hogg (Jonathan Rhys Meyers), datang untuk memimpin 60 anak-anak yatim dalam sebuah perjalanan luar biasa dan penuh resiko sejauh hampir ribuan mil menyeberangi pegunungan Liu Pan Shan yang bersalju menuju dataran padang pasir Mongolia. Dan dalam menempuh upaya itu, dia banyak mendapatkan pelajaran akan makna keteguhan yang sebenarnya.

Setamat dari Oxford, George Hogg bertekad untuk menjadi seorang penulis atau wartawan. Dia akhirnya tiba di Shanghai selama perjalanannya mengelilingi dunia dan bertugas sebagai wartawan perang. Sebelumnya dia tidak menyadari betapa kejamnya perang itu hingga matanya menyaksikan Pembantaian Nanking di mana diperkirakan 300.000 warga sipil China dibantai.

Dia ingin melaporkan kisah yang sebenarnya kepada dunia, namun foto-foto yang dia abadikan dirampas oleh tentara Jepang dan dia pun ditahan. Jack Chen (Chow Yun-Fat), seorang petugas militer jebolan West Point dan militer pasukan gerilya komunis telah menyelamatkan nyawanya dari bidikan senjata Jepang.

Hogg dan Chen akhirnya bersahabat. Ketika Hogg membutuhkan tempat untuk merawat lukanya, Chen berusaha menempatkan naungan bagi Hogg. Seorang perawat Australia bernama Lee Pearson (Radha Mitchell) mengusulkan sebuah tempat di kawasan Huang Shi di provinsi Hubei.

Di daerah pegunungan yang indah inilah tempat Huang Shi berada dan tempatnya para misionaris yang menampung anak-anak yatim korban perang. Ketika George Hogg tiba di Huang Shi, misionaris terakhir baru saja dilaporkan meninggal karena sakit dan menemukan nasib 60 anak-anak yatim yang tidak tentu.

Pengalaman yang mengerikan dalam hidup anak-anak ini membuat mereka semua bersikap berandal. Hogg tidak menyukai tempat ini dan ingin kembali ke tugasnya meliput perang. Lee Pearson tiba-tiba berangkat dan membiarkan anak-anak itu semua di bawah pengawasan Hogg.

Hanya seorang aristokrat dan pedagang retail lokal bernama Madam Wang (Michelle Yeoh) sajalah yang bersedia membantunya. Upaya keras Hogg ini akhirnya mendapat perhatian dan membuat hati anak-anak ini justru menyayanginya. Meski perang berkecamuk, mereka tidak ingin terpisahkan.
Militer Jepang mulai mendekati China dan Partai Nasionalis menginginkan anak-anak lelaki yang lebih besar ikut bergabung dengan militer China untuk berperang melawan Jepang. Hogg memutuskan bahwa satu-satunya cara menyelamatkan anak-anak itu adalah berpindah ke tempat yang aman di daerah pedalaman Mongolia.

George Hogg, Jack Chen, Lee Pearson dan ke-60 anak-anak yatim itu akhirnya pergi melalui perjalanan sejauh 1.000 mil. Mereka mengalami berbagai kondisi yang berbahaya seperti badai salju dan badai pasir serta menghindari kejaran tentara Jepang.

Apakah mereka sampai ditujuan dengan selamat dan bagaimana dengan nasib ketiga orang dewasa ini dan 60 anak-anak itu? Jawabannya ada di akhir cerita ini.

Dibintangi: Chow Yun-Fat, Jonathan Rhys Meyers, Michelle Yeoh, Radha Mitchell
Genre: Drama, Perang
Sutradara: Roger Spottiswoode
Produser: Arthur Cohn, Wieland Schulz-Keil
Tanggal rilis: 23 Mei 2008

Belum Ada Tanggapan to “CHILDREN OF THE HUANG SHI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: