beritamedan’s Weblog
terdepan untuk kebenaran

Masyarakat Harus Hormati Hasil Pilgubsu

catatan
ingot simangunsong

Sembilan belas tokoh lintas agama dan tokoh pendidikan mengeluarkan lima butir pernyataan sikap bersama agar masyarakat dan para calon menghormati hasil pilkada Gubsu/Wagubsu periode 2008-2001yang digelar 16 April lalu.

Pernyataan sikap bersama itu dibacakan dalam acara syukuran yang digagasi tokoh Sumut H Anif Shah di kediamannya Jalan Pinus Kompleks Cemara Asri Medan, Sabtu (19/4).
Para tokoh yang hadir di antaranya Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani, Pimpinan Ponpes Mustafawiyah Purba Baru Madina H Mustafa Bakri Nasution, Pengurus PGI Wil Sumut JA Ferdinandus, Pimpinan Mahakaruna Buddhis Center Medan Bhiksu Prajnavira Mahastavira, Komda Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Sumut Ir WS Djohan Adjuan.

Kemudian Pimpinan Gereja Ortodoks DR Pater Manalu SE, Wakil Sekretaris PHDI Sumut Pinandita Chandrabose, Ketua PGPI Sumut Pendeta Paul Wakkary, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Drs H Dalail Ahmad MA, Rektor IAIN Sumut Prof Dr HM Yasir Nasution, Rektor Unimed Drs Syawal Gultom, MPd dan Rektor UISU Prof Dr Hj Djanius Djamin, SH MS.

“Kami mengimbau masyarakat Sumut dan para Cagubsu–Cawagubsu untuk bisa menerima dan menghormati hasil Pilkada Sumut. Siapa pun yang kemudian ditetapkan sebagai Gubsu–Wagubsu wajib kita dukung demi terciptanya situasi Sumut yang aman, tentram, makmur dan kondusif,” ungkap JA Ferdinandus mewakili para tokoh yang membacakan pernyataan bersama tersebut.

Sebelumnya Ferdinandus menyebutkan, para tokoh menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumut yang dengan penuh tanggungjawab telah menggunakan hak pilihnya berdasarkan hati nurani masing-masing. Begitu juga kepada KPU Sumut, Kapoldasu, Pangdam I/BB berserta seluruh unsur dan jajaran terkait disampaikan ucapan terima kasih karena telah berkerja optimal dalam rangka kesuksesan dan keamanan Pilkada Sumut.

Selanjutnya, kata Ferdinandus, pihaknya mengimbau masyarakat Sumut agar berperan aktif menjaga suasana pasca Pilkada Sumut agar tetap aman dan terhindar dari perpecahan. “Butir berikutnya, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap oknum-oknum yang menginginkan terjadinya perpecahan dan perbedaan pendapat dalam mensikapi keputusan KPU Sumut tentang pemenang Pilkada Sumut,” tambahnya.

Syukur dan Sabar
Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani dalam acara itu mentaushiyahkan, kepada pasangan yang menang hendaknya jangan lupa bersyukur, karena tanpa ridho Allah tidak akan mungkin Pilkada Sumut yang diikuti jutaan pemilik hak suara dapat berjalan dan menghasilkan mereka sebagai pemenang.

“Sementara terhadap pihak yang kalah, sedapat mungkin belajar dari pengalaman dan senantiasa sabar dalam menghadapi berbagai resiko yang terjadi,” kata tuan guru.
Ungkapan semakna disampaikan tokoh mewakili umat Kristen, Buddha dan Hindu serta Prof Dr Hj Djanius Djamin SH MS mewakili kalangan perguruan tinggi.

Secara terpisah H Anif Shah kepada wartawan menyebutkan, pernyataan sikap merupakan langkah yang dilakukan para orang tua di Sumut untuk memberi kesejukan bagi masyarakat agar apa pun hasil Pilkada Sumut harus dihormati. Dengan harapan suasana bisa tetap kondusif dan terbebas dari perpecahan.

Anif juga menyatakan, tetap percaya terhadap kinerja aparat keamanan di Sumut. Karena itu, masyarakat jangan khawatir tentang pengamanan keputusan KPU Sumut menyangkut pemenang Pilkada Sumut.

“Pasangan yang menang hendaknya dapat merangkul pihak-pihak yang kalah untuk berkerjasama dan sama-sama berkerja membangun Sumut lima tahun ke depan,” pesan H Anif.

Belum Ada Tanggapan to “Masyarakat Harus Hormati Hasil Pilgubsu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: