beritamedan’s Weblog
terdepan untuk kebenaran

H Syamsul Arifin SE: “Saya Siap untuk Menang dan Kalah”

catatan
INGOT SIMANGUNSONG

syamsul arifin

Ribuan relawan pendukung H Syamsul Arifin, 9 Oktober 2007 berkumpul di Asrama Haji Jalan Jenderal Besar Ahmad Yani, Medan. Pertemuan tersebut berkaitan dengan acara berbuka puasa, silaturrahmi dan mohon doa restu terhadap keputusan Syamsul Arifin yang akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumut (Gubsu) pada tahun 2008 mendatang. Para relawan itu datang dari berbagai daerah. Syamsul sendiri, merasa terharu dan kagum melihat relawan yang hadir.

“Saya bukan ketua partai dan tidak punya kapal untuk membawa ke pencalonan Gubsu mendatang. Namun, saya tidak dapat mengabaikan begitu saja dukungan yang terus menerus datang dan meminta agar saya mencalonkan diri kelak. Saya pun bertanya pada diri sendiri, apakah saya sudah pantas,” kata Syamsul sembari menyebut nama mantan Ketua Golkar Sumut H Mudyono, yang juga pernah bertanya dengan kalimat “apakah sudah pantas”, ketika Syamsul mencalonkan diri sebagai Ketua KNPI Sumut.

Pertanyaan itulah yang kemudian diusung Syamsul kepada para ulama, sahabat-sahabat politik dan keluarganya. Banyak petuah yang didapatnya dari hasil tukar-pendapat tersebut. Di antara pesan itu, adalah dibutuhkan kesiapan dirinya untuk menjadi pemimpin yang takut kepada Allah Swt, dan memiliki visi serta misi untuk mensejahterakan rakyat. Syamsul mengaminkan pesan-pesan itu dan kemudian mengimplementasikannya pada sebuah komitmen 3T ditambah 1P.

syamsul arifin-1

T pertama adalah, masyarakat Tidak Lapar. Yang dimaksud Syamsul dengan komitmen tersebut, wilayah Sumut yang pernah dikenal sebagai daerah lumbung beras, perlu ditubuhkembangkan kembali. Dengan konsep peningkatan produk pertanian, khususnya beras, Syamsul ingin warga Sumut mendapatkan beras dengan gampang dan harganya terjangkau.

T kedua adalah, masyarakat Tidak Bodoh. Menurut Syamsul, masalah pendidikan adalah masalah yang sangat penting dinikmati semua warga. Karena baginya, pendidikan merupakan jendela utama dalam meraih impian dan cita-cita setiap anak bangsa. Kemudian, T ketiga adalah, masyarakat Tidak Sakit. Bagi Syamsul, masalah kesehatan harus mendapatkan perhatian serius, agar masyarakat Sumut benar-benar dapat menikmati kesehatan.

Selanjutnya, 1P adalah, pekerjaan atau masa depan. Ketua Umum PB MABMI ini merasa, jika 3T itu terpenuhi, apabila tidak dibarengi dengan adanya kesempatan kerja atau masa depan yang pasti, akan menjadi pekerjaan sia-sia. Artinya, Syamsul memiliki konsep tentang bagaimana membuka peluang kerja ke depan.

Bagi Syamsul, konsep 3T dan 1P tersebut, sudah ditunjukkan dalam kepemimpinannya sebagai Bupati Langkat. Salah satu prestasinya yang cukup menarik adalah, ketika ia mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Peduli Pendidikan. Menurut Syamsul, mendidik tidak hanya sebatas pada intlektual saja, namun bagaimana meningkatkan jiwa kemandirian yang berorientasi pada skill.

“Generasi seperti itulah yang perlu dipersiapkan ke depan dalam menjawab tantangan era globalisasi,” kata Syamsul yang menjelaskan seorang anak didik, tidak hanya diukur dari intlektualnya, tapi bagaimana ia bisa memiliki kemampuan mengembangkan dan memberdayakan potensi yang ada untuk kepentingan orang banyak.

Siap
Dengan komitmen 3T dan 1P inilah, Syamsul menjadi pusat perhatian sejumlah elemen masyarakat. Komitmen itu juga, di luar kesadarannya, telah menjadi tolok ukur bagi ribuan relawan untuk memberikan dukungan kepadanya dalam pencalonan Gubsu. “Saya tidak menduga sama sekali, jika relawan yang mendukung saya demikian banyaknya. Mereka justru lahir dan tumbuh di luar pengetahuan saya. Kemudian, keinginan-keinginan inilah yang semakin menguatkan saya untuk berani mencalonkan diri dan mohon doa restu,” kata Syamsul di hadapan ribuan relawan tersebut.

Sebagai putra Sumut, Syamsul memang menyadari bahwa ia belum memiliki kapal untuk dapat membawanya dalam pencalonan mendatang. Namun, Syamsul dengan keyakinan serta dukungan yang demikian besar, menyatakan siap untuk maju. “Saya siap untuk maju, siap untuk menang dan siap untuk kalah,” katanya dengan nada tenang.

Bahkan dengan penuh semangat, ia mengatakan, “Istri dan anak saya, sudah mem-bismillah-kan pencalonan tersebut. Jadi, saya sudah siap untuk menjalankannya dan mohon doa restu,” kata Syamsul yang merasa terharu saat diulosi Pengurus Besar Forum Tapanuli pada acara tersebut.

2 Tanggapan to “H Syamsul Arifin SE: “Saya Siap untuk Menang dan Kalah””

  1. Maju Terus bang Syamsul !!

  2. SELAMAT BANG SYAMSUL…PATEN KALI LAH POKOKNYA..SUKA KALI AKU SAMA ABANG
    DARI MAULANA PEKANBARU ANAK PERANTAUAN SUMUT


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: