beritamedan’s Weblog
terdepan untuk kebenaran

Abdullalah Masuk Sel

catatan
ingot simangunsong

ingot simangunsong

Walikota Antabarantah Abdullalah akhirnya masuk sel. Pemerintahan Kota Antabarantah pun merasa kehilangan sosok yang selama ini mereka rasakan layaknya “robinhood”. Banyak orang-orang yang selama ini menikmati “uang rampokan” Abdullalah, merasa khawatir dengan ditahannya Abdullalah. Bagaimana tidak ketakutan, soalnya Abdullalah kabarnya tidak mau sendirian “kedinginan” di dalam tahanan. Abdullalah sudah menyebutkan sejumlah nama yang selama ini ikut menggerogoti anggaran belanja Pemerintahan Kota Antabarantah, termasuk penjualan sejumlah asset. Teman pertama yang dibawanya, adalah wakilnya Ramilalalah yang turut terlibat dan menikmati “uang rampokan”.

Kemudian, lihat saja, sejumlah pejabat di lingkungan Kota Antabarantah, sudah mengembalikan uang yang pernah mereka terima dari Abdullalah ke Komisi Penanggulangan Korupsi (KPK). Pejabat-pejabat itu memang benar-benar sudah kaya raya. Itu kelihatan dari kesegeraan mereka mengembalikan uang yang sudah terpakai. Bukan tanggung-tanggung lho! Di atas ratusan juta rupiah. Bukankah uang yang sudah lama mereka terima, sudah pasti telah dihabiskan dan dibagi-bagikan mereka kepada keluarganya, sahabat-sahabat dekat dan bisa jadi disisikan untuk para gundik mereka. Sungguh luar biasa, mereka ternyata sudah banyak menyimpan uang di brankas, dan kapan saja diperlukan jika dipermasalahkan, mereka siap mengembalikan uang “rampokan”.

abdullalah

Abdullalah kabarnya sangat merasa kesepian. Dalam benaknya senantiasa membayang wajah istri dan anak-anaknya. Rasa kesepian dan ketertekanan inilah, yang membuatnya menjadi ingin mencari teman sebanyak-banyaknya. Abdullalah tidak ingin, dirinya seorang yang menanggung “sakit dan malu”, karena ketika dilego sejumlah asset dan dibelinya mobil pemadam kebakaran, sejumlah wakil rakyat ikut menikmati hasil “rampokan” tersebut. Pokonya, Abdullah menganut paham, jangan enak di kamu sakitnya di aku.

Abdullah memang sangat kewalahan menjawab pertanyaan yang diajukan semua pemeriksa dari Komisi Penanggulangan Korupsi. Abdullalah tidak bisa membayangkan, saat dirinya dicecar sejumlah pertanyaan, justru teman-temannya yang lain, masih bisa tertawa. Abdullalah menjadi semakin terobsesi untuk menyebut banyak nama yang ikut menikmati hasil “rampokan”.

Abdullalah berpikir, terlepas Komisi Penanggulangan Korupsi mau atau tidak menangkap dan menahan nama-nama yang disebutnya, tidak jadi masalah. Yang penting bagi Abdullalah, adalah bagaimana membuat banyak orang menjadi tidak nyaman tidur. Bagaimana membuat teman-temannya menjadi gelisah dan senantiasa ternanti-nanti keputusan apakah ditahan atau sekadar mrenjadi saksi saja.

Abdullalah memang sudah membisikkan keinginannya tersebut kepada sang istri dan gundiknya. Dipertegasnya, bahwa dirinya tidak ingin sendiri menanggung malu dan hukuman. Pokoknya nanggung renteng untuk menghadapi tim Komisi Penanggulangan Korupsi. Istri dan gundiknya, mengaminkan keinginan tersebut. Warga Kota Antabarantah pun, akan terus menunggu pengumuman dari Komisi Penanggulangan Korupsi, apakah akan terjadi penambahan jumlah tersangka kasus korupsi anggaran belanja dan pembelian mobil pemadam kebakaran.

Ya, Abdullalah telah membuka kran bagi Komisi Penanggulangan Korupsi, untuk menambah tersangka. Kita tunggu saja, bagaimana Komisi Penanggulangan Korupsi, menyikapi “nyanyian Abdullalah”.

Belum Ada Tanggapan to “Abdullalah Masuk Sel”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: