Korban gempa Cina masih terus bertambah
Jumlah korban gempa dahsyat di Cina bertambah menjadi sedikitnya 10.000 orang, lapor media resmi, sementara operasi pertolongan berlanjut.
Ribuan orang masih terjebak di puing-puing berbagai bangunan yang ambruk di Sichuan akibat gempa bumi berkekuatan 7,8 pada skala Richter hari Senin (12/5).
Gempat bumi ini tercatat sebagai gempa paling dahsyat yang menimpa Cina dalam masa 30 tahun ini.
Media pemerintah Cina mengatakan, sebanyak 10.000 orang diduga terkubur di satu kota kecil di dekat pusat gempa bumi (episentrum) di Kabupaten Wenchuan.
Tim berkekuatan 1.300 tentara dan petugas medis telah tiba di Wenchuan, yang sebagian besar wilayahnya terisolasi akibat gempa.
Perdana Menteri Wen Jiabao menyeru para penolong agar bekerja sekuat tenaga.
Namun, upaya pertolongan terhambat oleh hujan lebat dan jalan-jalan yang rusak parah.
“Keselamatan jiwa warga dan keamanan harta benda mereka menjadi prioritas utama mereka dan banyak orang masih terjebak dalam puing-puing,” kata Wen seperti dikutip Xinhua di markas pertolongan bencana di ibukota Provinsi Sichuan, Chengdu, Cina barat daya.
“Kita memanfaatkan setiap detik dan berbuat semampu kita untuk menolong mereka yang selamat,” tambah We.
Teriakan korban
Cina mengerahkan 50.000 tentara untuk mendukung upaya pertolongan. Sebanyak 16.000 di antaranya telah berada di kawasan bencana.
Wartawan BBC Nick Mackie di Dujiangyan mengatakan, ratusan atau bahkan ribuan warga tidur di jalan-jalan di bawah naungan terpal, setelah hujan lebat turun sepanjang malam.
Gempa berkekuatan 7,8 terjadi Senin pukul 14.28 (13.28) dan getarannya terasa hingga ibukota Cina, Beijing dan ibukota Thailand, Bangkok.
Tanah longsor dan batu-batuan menghalangi jalan di kawasan yang mengalami dampak paling parah dan helikopter tidak bisa mendarat akibat cuaca buruk.
Sebanyak 1.300 tentara dan petugas medis, yang tiba di Wenchuan langsung mulai mencari korban selamat dan merawat korban cedera, lapor Xinhua.
Sebelumnya satu-satunya kontak dengan kawasan bencana terjadi ketika seorang pejabat tinggi menyerukan bantuan dari luar dengan menggunakan telepon satelit.
Di kota kecil didekatnya, Mianzhu, 10.000 orang diyakini tetap terkubur dan tanah longsor menutup jalan-jalan ke desa-desa di sekitarnya, kata Xinhua.
Di seluruh kawasan, sekolah, rumah sakit dan pabrik kimia dilaporkan terkena akibat gempa.
Laporan-laporan mengharukan tersiar dari lokasi sebuah sekolah yang ambruk di kota di Dujiangyan city – di sebelah tenggara episentrum – tempat sekitar 900 murid terkubur dan sedikitnya 50 tewas.
Para siswa usia remaja itu terjebak di bawah puing-puing gedung Sekolah Menengah Juyuan yang berlantai tiga. Banyak dari mereka berusaha untuk keluar dari puing-puing, sedangkan yang lain berteriak-teriak minta tolong.
Kawasan lain yang tampaknya juga mengalami dampak paling parah adalah Kabupaten Beichuan, 50km dari pusat gempa.
Sekitar 80% dari bangunan di sana dilaporkan ambruk, dan menyebabkan antara 3.000 dan 5.000 orang tewas dan sekitar 10.000 cedera.
Sebuah sekolah lain ambruk di sana, dan menyebabkan lebih dari 1.000 siswa tewas atau terkubur, lapor Xinhua.
Sementara itu, ratusan orang dilaporkan terkubur di dua pabrik kimia yang runtuh di Shifang di Sichuan.
Lebih dari 150 orang tewas di Provinsi Gansu dan Shaanxi, dan di Chongqing, kata Xinhua.
Dan, ada kekhawatiran soal keselamatan staff dan turis serta populasi panda di sebuah pusat penelitian panda rasaka di Wolong di Wenchuan.
Namun, 60 ekor panda di sebuah pusat penangkaran lain di Chengdu dilaporkan selamat.


Loading...
tadi aq nonton d tvone..tau ga, yang dikabarkan cuma tulisan seperti ini “60 panda selamat dalam gempa di China”
yang dikabarkan kok cuma panda… apa penduduk chinanya kebanyakan panda ya???
tapi apa emang panda d china cuma sedikit???kok yang selamat cuma 60???
nha2z - Mei 13, 2008 at 4:22 pm
Setelah Myanmar, sekarang Cina, dan akan ada lagi. Sebuah pesan dari alam untuk kita renungkan bersama.
btw aku nitip link tulisan di blogku mengenai perdebatan : Orang Mandailing itu Batak atau bukan ?
Mauliate
Raja Huta
tobadreams - Mei 14, 2008 at 2:06 am