88 Minutes
catatan
arie julianto
Orang-orang pasti ingin mengetahui seperti apa lakon aktor kawakan Al Pacino melalui film 88 Minutes. Pacino yang selama ini dinilai sebagai salah seorang aktor terbaik, untuk film ini dianggap merupakan film terburuknya.
Pacino memerankan Dr Jack Gramm, profesor yang memiliki pekerjaan sambilan sebagai psikiater forensik. Di hari seorang pelaku pembunuh berantai (Neal McDonough) akan dieksekusi di mana Gramm memberikan kesaksiannya, profesor ini menerima sejumlah telepon gelap yang memberitahukannya bahwa si terdakwa yang bakal dieksekusi itu akan hidup usai 88 menit.
Psikiater ini menganggap telepon-telepon itu hanya lelucon saja, namun serangkaian insiden benar-benar membuktikan bahwa seseorang menginginkan kematian Gramm. Terikat dengan detak waktu, Gramm mulai menyelidiki siapa sebenarnya yang menginginkan kematiannya dan mengapa.
Dengan menemukan sejumlah tersangka, Gramm mencari bantuan asisten mengajarnya (Alicia Witt), asisten profesionalnya (Amy Brenneman), temannya yang bekerja di FBI (William Forsythe) dan juga dua mahasiswanya untuk menyelidiki dalang di balik ancaman terhadap dirinya. Namun tak seorangpun yang menurutnya bisa dipercaya.
Sutradara Jon Avnet bertekad film ini berjalan mulus dari pengambilan pertama, namun mengalami hambatan juga. Dia ingin semua rahasia dalam fim ini muncul di pengambilan ketiga film ini, di mana pada pengambilan awal para penonton masih belum jelas arah film ini. Yang bikin aneh adalah identitas si pelaku pembunuh. Diperkirakan ada sekitar 20 tersangka yang Avnet sajikan kepada para penonton untuk menduga-duga siapa pembunuh sebenarnya di antara mereka, dan si pembunuhnya ternyata tidak megejutkan sama sekali.
Sebagian besar masalah film berasal dari naskah yang sulit yang ditulis oleh Gary Scott Thompson. Tidak ada satu klisepun yang dituangkan dalam naskah 88 Minutes ini. Setiap panggilan telepon gelap yang Gramm terima adalah suara si pembunuh yang menyamarkan suaranya yang setiapnya berakhir dengan suara “ti-tok” yang dianggap berlebihan. Semestinya film ini ditangani lebih cerdas dan sarat dengan intelijensi.
Pacino berusaha untuk memerankan sebaik mungkin tokoh Gramm, namun di sini dia dianggap sebagai peran terburuknya yang tidak menawarkan kesegaran sama sekali. Dengan didukung penampilan Amy Brenneman yang juga pernah tampil bareng dengan Pacino di Heat, dia mencoba memerankan sebaik mungkin sebagai asisten pribadinya. Alicia Witt kurang mendukung sebagai pembantu Gramm, begitu juga Leelee Sobieski sebagai salah seorang mahasiswanya. Sementara William Forsythe cukup bermain tangguh sebagai agen FBI.
Genre: Kriminal, Drama, Thriller
Dibintangi: Al Pacino, Alicia Witt, Benjamin McKenzie, Deborah Kara Unger, Leelee Sobieski,
Sutradara: Jon Avnet
Produser: George Furla, Jon Avnet, Michael P. Flannigan, Randall Emmett


Loading...