Rahma Azhari Tidak Sabar Menjanda
Keinginan Rahma Azhari menyandang status janda akan terkabul. Meski Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjadwalkan pada 13 Maret 2008 untuk menyampaikan putusan, namun Rahma mengaku sudah tidak sabar dan cepat-cepat ingin menjanda.
Pada sidang cerai antara Rahma dan Alfay Rauf Diah yang digelar Kamis (28/2), hanya datang pengacara Rahma saja. Rahma absen. Demikian juga Rauf maupun kuasa hukumnya.
“Kesimpulan sidang telah dibacakan, Rahma tetap ingin cerai. Rahma berharap segera dikabulkan oleh majelis hakim karena semua unsur telah dipenuhi,” jelas pengacara Rahma, Secarpiandy.
Perceraian dianggap sebagai satu-satunya jalan terbaik bagi Rahma dan Rauf. Sebab, rumah tangga mereka jauh dari harmonis.
“Hubungan rumah tangga mereka tidak harmonis, sering terjadi pertengkaran dan sudah tidak bisa diakurkan kembali. Rahma ingin cepat-cepat menjanda,” bebernya.
Dalam sidang tersebut, Alfay Rauf Diah bersikeras agar nama “Diah” di belakang nama anak Rahma Azhari dicoret. Namun Rahma curiga, itu merupakan bentuk ketakutan Rauf kelak hartanya diakui anak Rahma. “Rahma takut di kemudian hari pihak Rauf mempermasalahkan pembagian harta warisan terhadap anak Rahma, Raisha Camila. Rauf kelihatannya takut kelak Raisha menuntut hak harta terhadap Rauf,” ungkap anggota tim kuasa hukum Rahma lainnya, Suteja.


Loading...