RUPS-LB TobaPulp, Dedy Sutanto Comeback dan Roli Arifin Dirut
catatan
ingot simangunsong
Manajemen PT Toba Pulp Lestari Tbk (TobaPulp) terus bergerak dinamis. Industri pulp satu-satunya di Sumut itu, Selasa (19/2) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Medan untuk mengganti dua pengurus terasnya yang mengundurkan diri karena memilih menangani ”tantangan” baru, sementara para pengganti masih ”stok lama.” Rapat dipimpin Komisaris Independen Lundu Panjaitan SH MA dibantu Direktur Mulia Nauli.
Beberapa waktu lalu, Komisaris Utama Leonardy Halim dan Direktur Utama Subhash Chander Paruthi mengundurkan diri. Halim (40 tahun) kelahiran Tebingtinggi, kini menangani tantangan baru di sebuah perusahaan agrobisnis sedangkan Paruthy asal India melanjutkan kerja profesionalnya di RRC.
Untuk mengisi posisi lowong tersebut para pemegang saham TobaPulp melamar kembali Dedy Sutanto SH MHum menjadi komisaris utama, lalu menaikkan Direktur Roli Arifin ke posisi direktur utama serta mempromosikan Manajer HRD (human resources departement) Wilim ke jabatan direktur.
Dedy anak Medan adalah komisaris utama TobaPulp periode 2002 hingga 2006 dan sebelumnya pernah juga menjabat direktur. Jadi, kepemimpinannya di jajaran komisaris adalah pengulangan. Dia come back.
Profesional yang mengawali karier sebagai jurnalis dan kemudian menjadi pengacara LBH Medan itu mundur sebagai komisaris utama tahun lalu karena memilih ”tantangan baru” di Jakarta. Selama ini ia menjabat Direktur PT Garuda Total Solution, sebuah badan usaha jasa pengamanan dan masih tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengurus Propinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumatera Utara periode 2006–2011. Ketika menjadi pengurus DPD Real Estate Indonesia Sumatera Utara periode 2002-2005 ia membawahi bidang perizinan dan tata kota.
Dedy alumni UDA (Universitas Darma Agung) Medan dan magister hukum dari USU (Universitas Sumatera Utara) Medan itu akhirnya menerima lamaran menjadi komisaris utama kembali menggantikan Leonardy Halim, profesional muda yang menggantikannya setahun lalu.
Roli (46) juga anak Medan, adalah akuntan lulusan USU yang memperdalam pendidikan serta pengalaman bidang akuntansi dan finansial di Amerika Utara hingga akhirnya menjadi warga negara Kanada. Sebagai expatriat ia diangkat menjadi anggota direksi tahun lalu dan promosi dirinya menjadi direktur utama pada saat persaingan ekonomi global semakin ketat, dewasa ini, dinilai ”untuk memenuhi kebutuhan.”
Wilim (41) kelahiran Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam, adalah alumni PTKI (Pendidikan Tinggi Kimia Industri) Medan jurusan rekayasa kimia (chemical engineering) serta pernah memperoleh beasiswa dari negara pulp Finlandia untuk mengikuti junior executive scholarship selama enam bulan, 1997.
Sejak 1989 dia berkutat dengan urusan teknis seperti operator chlorine dioxide field, operator sistem distribusi komputer, supervisor chemical, asisten superintenden dan kemudian menjadi superintenden chemical plant, hingga menjadi deputi manajer departemen teknik dan lingkungan sebelum mendapat promosi sebagai manajer HRD 2006, menggantikan tugas Mulia Nauli yang pindah tugas ke kantor Medan sebagai direktur.
Dengan pergantian tersebut, maka pengurus lengkap TobaPulp 2008 menjadi: Komisaris Utama Dedy Sutanto SH, MHum dibantu Drs Sabam Leo Batubara sebagai komisaris serta Lundu Panjaitan SH MA dan Ir Willihar Tamba sebagai komisaris independen. Para direksi terdiri atas Direktur Utama Roli Arifin SE dibantu para Direktur Mulia Nauli, Juanda Panjaitan SE, Ir Firman Purba dan Wilim.

Loading...
Selamat! kepada jajaran top management PT. Toba Pulp Lestari, Tbk yg baru dibentuk. Kiranya dengan kinerja mereka, Toba Pulp akan semakin berkembang pesat dan menjadi “very profitable company” dalam globally environment…always success!
Susanto Budhiyuwono - Agustus 19, 2008 at 8:14 am